Senin, 23 Mei 2016

Waktu !

kita berdua saling tahu
apa yang kau inginkan dan apa yang ku inginknan
namun kita terintimidasi oleh keadaan
kau dan aku terdiam mematung, berpikir bahwa itulah yang terbaik
sedangkan hati dan otak tak menginginkannya.

dan satu yang tak kita sadari
waktu....
waktu berjalan tak pandang apa yanh telah, sedang dan akan terjadi
hingga tibalah kita di satu titik dimana perpisahan didepan mata
sebentar lagi jika tidak ada yang membuka jalan dan mau menuju jalan
semua waktu akan menjadi sia-sia
kebersamaan yang mungkin 'kita' inginkan tidak akan terjadi

aku sadar itu...
kini ku selalu coba untuk membuka jalan itu
dan ku mohon kau coba tuk melewatinya
jika ingin bersama
karena jika tidak
waktu kan memenggal leher
penyesalan akan tercipta
semua benar akan menjadi sia-sia

kau kasih tercintaku yang terdalam
marilah kita berusaha bersama
sunggu ku tak ingin kehilanganmu
tolong, marilah kita rengkuh bersama cinta ini
jangan biarkan kita terpisah lagi
cukuplah kita menyia-nyiakan waktu yang telah berlalu
jangan biarkan waktu mendatang kita sia-siakan
sungguh ku tak ingin menyesal kasiiiih...

ku mohon... ku mohon dengan sangat baca mataku
dengar hatiku, kutahu kita inginkan ini cinta...

Minggu, 15 Mei 2016

SEJARAH

Sudah lama banget nggak posting di blog ini, tepatnya postingan kemaren-kemaren yang galau-galau pada aku sebunyiin sih. Bukannya apa, kayaknya udah nggak pantes aja, udah nggak sesuai sama umur galau-galau nggak jelas. Tapi semuanya tetep ada di draft hehehehehe...
Jadi ceritanya tadi abis belajar sejarah (berkelana ke mb gugel), aku penasaran banget sama Riwayatnya R.A Kartini, Kemalahayati, Rasuna Said, Rohana Kudus sampai riwayat kematian pembela HAM Munir. Waw, betapa kita sebagai anak muda emang nggak boleh menelah mentah-mentah semua berita sejarah apalagi yang terjadi di negeri ini. Karena demi kepentingan sekelompok orang, sejarah bisa berubah, sejarah dapat dibentuk dan sejarah dapat dipermainkan. Tapi, terlepas dari awal terbentuknya sejarah, timbul rasa kagum yang teramat sangat kepada para pejuang yang aku sebutin tadi. Terutama  kepada Laksamana Kemalahayati, Subhannallah bener-bener deh keberanian beliau menghadapi penjajah hebat sekali. Wanita-wanita Aceh memang pemberani. Sejak SMA, aku memang tertarik banget denger cerita tentang karakter-karakter wanita-wanita tanah rencong. Wanita pemberani, wanita yang berani mengambil tindakan. Bahkan negeri ini membeli pesawat terbang pertama kali dana yang dihasilkan berasal dari emas-emas yang dimiliki oleh wanita-wanita Aceh (Info ini didapatkan dari guru saya waktu SMA). Alhamdulillah juga bisa punya temen asli Aceh dan tinggal di Aceh, mereka memang pemberani dan tegas tapi tetap lembut dan aku kagum sekali dengan mereka.
Dan untuk kasus Munir, aku merasa beruntung tahun kemarin nggak ikut pemilu. Sayang emang suaranya, tapi sekarang mikirnya itu memang jalan terbaik! Semoga saja kedepannya negeri ini akan memiliki pemimpin yang pro-rakyat. Setiap orang yang mencalonkan diri sebagai pemimpin pastilah memiliki kepentingan diri sendiri dan kelompok, tapi setidaknya kedepan semua kepentingan-kepentingan itu semoga semakin berpihak kerakyat. Rakyat kecil!

Senin, 29 Februari 2016

UNTUKMU!

Untukmu yang malu-malu
Untukmu yang masih memiliki waktu
Untukmu yang memendam rasa sendiri
Untukmu yang takut berkata tentang isi hatimu
Untukmu yang hanya mampu menatap

Katakanlah, Ungkapkan isi hatimu!
Selagi masih ada waktu
Selagi masih dapat bertemu
Selagi masih dapat diperbaiki

Sebelum kau rasakan sesal
Sebelum kau tak dapat melihatnya lagi
Sebelum kau hanya dapat berkhayal
Karena rasa sesal yang didapat itu membunuh perlahan

Ku katakan padamu, jangan ulangi kesalahanku
Aku menyesal tak mengatakannya dulu
Dan kini aku terpenjara dalam sesal, hanya dapat berkhayal
Hanya dapat merindu sendiri, ah sendu aku rindu!
Sendu aku ingin memelukmu sungguh, dapatkah kau rasa?

Seperti ini yang akan kau rasa, sesak sendiri berharap dia rasa apa yang kau rasa!

Minggu, 14 Februari 2016

DEAR MOM!

Dear Mom!
Tolong kuatlah, jangan tunjukkan raut sedih mu.
Ku tahu walau sulit, aku yakin kita bisa lewati ini semua
Yakinlah Dia punya rencana indah untuk kita
Maaf ma, bukannya memberikanmu kebahagiaan,
Lagi-lagi aku membuatmu sedih. Maaf!

Minggu, 29 November 2015

AKU

Hampa
Kosong
Tak ada lagi sendu ku
Tak ada lagi rasa untukmu, Sendu
Maafkan aku, bukannya aku tak menginginkanmu jadi teman hidupku
Tapi, aku manusia yang mempunyai akal
Aku ingin memiliki teman hidup dan aku tersadar aku tak dapat berharap padamu
Sendu, bila kau baca ini
Aku ingin kau tau dulu aku pernah meminta kepadaNya agar kau yang jadi teman hidupku
Namun sepertinya Dia punya rencana tersendiri
Aku tidak tahu, yang ku tahu rasa itu berkurang dan harapan itu semakin menipis
Sendu, aku telah puas dengan kesendirian ku.
Sendu yang ku inginkan sekarang memiliki teman hidup secepatnya
Aku ingin menjadi seorang istri, mengabdi kepada suamiku
Aku ingin menjadi seorang ibu dari anak laki-laki dan perempuanku
Indah sekali khayalan itu, semoga Dia mewujudkannya. Amin!

Minggu, 08 November 2015

SENDU

Sendu aku sakit. Kali ini bukan hatiku, namun aku benar-benar sakit. Di tubuhku ada sesuatu yang tumbuh, sudah sejak lama aku rasakan. Hanya saja aku takut bercerita kepada orang tua, keluarga atau siapapun. Sendu bila kau baca semua tulisanku ini, semuanya kupersembahkan hanya untukmu. Sendu aku ingin kau ada di hari-hari terakhirku. Walau harapan ini seperti jauh dari nyata. Sendu aku ingin bertanya kepadamu. Tolong kau jawab, agak banyak. Maaf merepotkanmu.
1. Sendu, pernahkah kau membenci ku?
2. Sendu pernahkah kau ingat padaku?
3. Sendu kau bekerja dimana sekarang?
4. Sendu wanita seperti apa yang ingin kau jadikan istri?
5. Sendu bodohkah aku menunggumu sampai saat ini?
6. Sendu aku sering bermimpi tentangmu, pernahkah aku datang kemimpimu?
7. Sendu pernahkah kau berusaha mencari tahu aku? kau tahu tidak, semua sosial media milikmu sudah aku cari tahu. Aku merendahkan diri ku sendiri untuk mulai duluan mengikutimu di sosial media. Sendu di puncak keriunduanku terkada aku menontonmu di Youtube,
8. Sendu apa kau menangis? Jangan menangis karena menyesal, namun bila kau terlanjur menangis silahkan saja tak apa.
9. Sendu, dulu kenapa kau tidak pernah mengajak aku berbicara? padahal aku ingin sekali dekat denganmu.
Sendu aku berkenalan dengan laki-laki lain. Tapi aku tidak tahu bisakah aku mencintainya seperti aku mencitaimu. Apalagi dengan keadaanku saat ini. Sendu andai kau tahu banyak sekali khayalku tentang kita, tentang masa depan kita yang aku ingin wujudkan denganmu. Namun apadaya sepertinya aku harus lupakan. Sendu aku ingin sekali memelukmu erat, namun itu juga harus aku lupakan. Sendu bila nanti aku tiada tolong doakan aku selalu. Sendu sudah dulu ya, sebelum aku pergi akan ku tulis sebanyak mungkin segalanya tentangku dan tentangmu. Selamat malam sendu, sematkan aku dalam doamu selalu.

MAAFKAN AKU SENDU

Sendu haruskah aku lupakan segala khayal tentang kita?
Aku...
Aku tak mampu menunggu lebih lama lagi
Maafkan aku, ada banyak yang harus aku bahagiakan...
Maafkan aku sendu, aku tidak mempertahankanmu...
Tapi kau tetap yang paling berarti dalam hidupku.
Sendu selamat menjalani hidup....