Senin, 17 Desember 2012

SAYA

saya nggak tau ya kesalahan saya itu fatal banget apa nggak. tapi yang pasti saya sudah minta maaf. dan saya paling nggak suka orang yang nggak kasih respon atas semua tindakan saya. apalagi setelah itu saya sudah bersikap biasa. saya tau kamu itu orang yang moody, manja dan nggak mikirin orang lain. tapi apa iya kita harus sebegitunya membenci orang? itu ya yang namanya sahabat? tega sekali kamu membiarkan seseorang merasa bersalah. sedangkan kamu bersenang-senang. kamu nggak tau diri kesannya. disaat orang-orang menjauhi kamu. ahh kamu simanja tak berhati. sipintar tak berpikir. aaah sudahlah sebaiknya kita tidak berteman rasa benci ini entah mengapa tak mampu saya tahan lagi. lagipula kamu memang tidak sungguh-sungguh bersahabat dengan saya. saya tahu. wahai nyonya socialite yang congkak!!!!!!

Minggu, 09 Desember 2012

Hai! Selamat Malam!

hai selamat malam. :)
apa kabarmu saat ini? sepertinya kita memang telah amat sangat dekat dengan waktu perpisahan. hmmm akhirnya waktu ini datang juga. malam ini kembali aku tak bersemangat melanjutkan penulisan tugas akhirku. entahlah, aku tak tahu. tapi kabar baiknya adalah aku tak menangisi kau lagi. walau masih mendengarkan lagu-lagu galau. kau taulah, tabiat para gadis, jika sedang galau. hah!
ooh ya aku ingin berbagi denganmu salah satu lagu yang sering kudengar. 

Tangga Cinta Tak Mungkin Berhenti

Tak ada kisah tentang cinta 
Yang bisa terhindar dari air mata
Namun ku coba menerima, hatiku membuka
Siap untuk terluka

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati

Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
Dari pahitnya cinta
Namun ku pilih begini, biar ku terima
Sakit demi jalani cinta (cinta)

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga (sehingga) hidupku (hidupku) pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati

Hanya kamu yang bisa (…)
Bisa membuatku rela (rela menjalani segalanya)
Rela menangis karenamu (ku rela ku rela …)

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berhenti)
Tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
Biar ku pergi sembuhkan hati
sumber : http://liriklaguindonesia.net/tangga-cinta-tak-mungkin-berhenti.htm

bagiku itulah lagu yang benar mewakili isi hatiku tentangmu. 

"Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati


Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar"


  • 4.71 / 5 5

Rabu, 05 Desember 2012

mungkin ini WASIATKU

Beberapa hari setelah aku menulis didiaryku, bercerita kepadamu dengan nama panggilan sayangku padamu. malam ini aku kehilangan panggilan untukmu. tak seperti biasa, kali ini aku bingung memanggilmu apa. tiba-tiba aku bingung. apa yang kulakukan? benarkah yang kulakukan ini? kejadian kemarin siang benar-benar membuatku terpukul. kau, tega sekali lakukan itu ditengah perjuanganku meyakini diriku bahwa kau lakukan hal yang sama denganku. kau, tak sedikitpun usahamu. tak ada. dan itu membuatku bertanya. benarkah kita berjuang sama-sama? mengapa aku merasa sendiri? beberapa waktu lalu kau lakukan hal yang sama. kau membuatku bingung. apa semua ini?
haruskah aku menyerah? menyerah ditengah keyakinan yang menggebu-gebu? ditengah romantisme. ah ya ini bukan romantisme antara kau dan diriku. ini romantisme antara aku dan khayalanku saja. kau mungkin tak pernah sedikitpun rasa apa yang aku rasakan. bahkan mungkin dari awal kau memang tak pernah menganggap aku ada. semua omongan itu semua sia-sia. semua harapan-harapan itu tak akan terwujud. ahhh kau, maafkan aku ya yang sudah tak tahu diri. membawa-bawa kau jauh dalam kehidupan pribadiku. maafkan aku. tak seharusnya aku menyalahkanmu. kau tak tahu apa-apa. 
aku terlalu egois memaksa kau ikuti skenario yang ku tulis. kau tak membacanya, mana mungkin kau akan tahu apa yang kuinginkan, iya kan? 'kau' kata itulah pengganti nama kesayanganku untukmu didiary ku. bila ku pergi selamanya mungkin kau akan tahu bahwa yang kumaksud itu kau :). 
kini aku memang masih berat untuk berdamai dengan kenyataan. namun yakinlah aku mencoba untuk bangun sekarang. kau tak perlu khawatir (itupun jika kau pernah mengkhawatirkan aku) aku pasti bisa. terimakasih telah mau (walau secara paksa) menemaniku selama beberapa bulan ini berbagi cerita. semua senyum ketenangan dan khayalan-khayalan selama ini. aaah! kau membuatku menangis. tapi tak apalah, tangisan ini menyadarkan. mungkin memang ini cara untuk menyadarkan aku untuk tidak bermimpi dan berharap semua skenario ku terwujud. ya aku tau.
suatu saat jika kau tau tulisan ini untukmu. kau tak perlu menyesal, menangis untukku (kalaupun itu terjadi namun jika tidak abaikan saja). ku hanya ingin kau tetap semangat. aku menjadi masa lalumu. begitupun kau menjadi masa laluku. dimasa yang akan datang disaat aku menulis ini. usia kita masih muda, tak tahu apa yang akan terjadi. masih ada harapan (walau kini ku coba untuk melihat realita dan tak berusaha berharap) untuk kita bersama. 
aaaaahh gila kau. kenapa aku menangis semakin sedih untuk melepasmu? aku masih tidak percaya dan tidak siap jika harus lakukan semua ini. aku masih teramat menyayangi semua ini berakhir. aku ingin bersamamu. namun jika memang tidak bisa. yasudahlah. 
malam semakin larut. sudah dulu ya, kau jangan menangis ya, berjanjilah padaku, jangan menangis ya....
selamat malam, WO AI NI :)












Jumat, 16 November 2012

I LOVE YOU MOM AND DAD :)

Bersyukur itu yang kini harus banyak-banyak saya lakukan. Tuhan telah memberikan semuanya kepadaku. hidupku adalah salah satu kehidupan yang pasti diinginkan oleh anak-anak yang tidak seberuntung aku. aku tak pantas mengeluh, marah apalagi menyesal atas semua ya Allah tetapkan padaku. Terimakasih banyak atas segala pemberianmu ya Allah. sungguh maafkan aku jika aku sering kali khilaf. aku memang sering kali lalai dan tidak bersyukur. berulang kali aku katakan padaMu. Tolong peluk aku selalu, sadarkan aku ketika jalan pikiran tak lagi dijalanMu. ketika cobaan untuk naik kelas terasa berat bagiku, tolong jangan biarkan iman ini melemah dan meminta kepada selainMu ya Allah. 
Terimakasih-terimakasih ya Allah. Terimakasih atas orang tua yang telah kau pilihkan untukku. mama dan papa yang sehat, yang selalu melimpahkan kasih dan sayang, yang selalu melengkapi semua kebutuhanku, yang tak pernah membuatku merasa terlantar dan kekurangan kehangatan keluarga. tolong jaga mereka, berikan mereka kesehatan, jangan ambil mereka sebelum semua impian mama dan papa aku wujudkan ya Allah. amin.
untuk mama dan papa, sungguh tak ada orang tua yang melebihi kalian, maafkan anakmu jikala sering membuat kalian kecewa, membuat kalian menitikan air mata, membuat kalian bekerja keras setiap harinya. perlu kalian tahu ma, pa, seringkali penyesalan datang jikala mulut ini tak sengaja membantah atau berkata kasar kepada kalian. namun tak pernah sedikitpun  anakmu menghilangkan rasa sayang hormat kepada kalian. seringkali merasa sedih setiap kali mengingat semua impian kalian dimasa depan, ada rasa takut apakah anakmu ini dapat mewujudkannya atau tidak. seringkali sehabis solat saya berdoa kepada Allah jangan ambil kalian sebelum saya mampu memberikan semua yang kalian impikan. 
oleh karena ini. saat ini yang kulakukan semua untuk kalian. belajar keras semua kulakukan untuk kalian. insya Allah semuanya akan terwujud. insya Allah keingan kalian itu semua akan dila capai. tolong doa dan semangatnya saja. jangan hentikan kehangatan cinta kalian. itulah yang mendorong dila untuk maju mencapai semua yang kita cita-citakan bersama insya Allah :)

Sabtu, 10 November 2012

UNTUKMU SAHABAT TERKASIH

Untuk sahabat terkasihku aku minta maaf jika aku lebih sering menyusahkanmu membuatmu tak tenang dan tak nyaman. aku tahu dan sadar itu. aku tahu saat ini kaupun sedang banyak urusan, urusanmu menumpuk dan kau pun punya masalah sendiri. sedangkan aku terus mengusikmu dengan cerita-cerita pribadiku yang tak penting untuk kau selesaikan yang hanya membuat pikiranmu semakin pusing saja. aku sadari itu, oleh karena itu kini ku hanya ingin meminta maaf, aku lakukan itu karena hanya kepadamulah aku percayakan semua cerita ini. namun ya mungkin aku terlalu sering merugikanmu hingga kau perlahan mungkin menjaga jarak denganku. tak mengapa, tak masalah buatku aku mengerti. oleh karena itu sekali lagi ku ucapkan maaf. aku tak akan mengganggumu lagi. aku tak akan mengajakmu untuk bertemu lagi. aku tak akan mencurahkan isi hati ini lagi. aku kan menyimpan ini sendiri. yaaa, tenang saja, temanmu yang manja ini tidak akan pernah lagi menghubungimu. terimakasih banyak ya, maaf sekali lagi. aku pergi dan tak akan pernah memulainya lagi dahulu. 
Palembang, 11 Oktober 2012.
Sumpah kaget ini tulisan aku untuk siapa ya? hahaha lucu banget, tapi ini kayanya untuk seorang sahabat aku dari SMA deh ini kayanya hahahaaa....

Mungkin Pacaran Boleh, tapi tidak dengan.....

Assalamualaikum, hai selamat malam, selamat bermalam minggu bagi yang merayakan. saat ini saya sedang ingin berbagi lebih tepatnya ingin memberikan pendapat saya mengenai hal yang pernah saya bahas sebelumnya. namun kali ini hati saya kembali tertarik untuk membahasnya. sayapun tidak ambil pusing jika ada yang bilang saya munafik, sok sempurna atau apalah. Kali ini saya ingin membahas mengenai pacaran lagi. di zaman hedonis yang serba free ini sebagai seorang muslimah entah mengapa hati ini merasa nyeri sekali setiap kali melihat teman-teman yang tidak membatasi dirinya dengan lawan jenis. padahal mereka mengenakan hijab, mereka lulusan pesantren, mereka orang-orang yang taat beribadah. oke well, kita kasih kelonggaran sedikit bahwa tidak masalah pacaran. oke anggaplah larangan Allah itu diperbolehkan walaupun sebenarnya jelas dilarang Allah. namun tidak dengan cara saling mencium tangan layaknya seorang istri meminta izi dengan suami. tidak dengan menciumnya didepan umum dalam rangka apapun. tidak memeluk, menyandarkan tubuh kepacar. 'mungkin sebagai bentuk rasa cemburu saya yang ingin memiliki pacar'. mungkin saja, tapi saya tahu mana yang harusnya dilakukan dan mana yang tidak. mengapa begitu rela menyerahkan tubuh dan semuanya sedangkan semuanya belum pasti. mengapa?  sakit sekali rasanya melihat mereka dengan leluasa bergerak, bertindak dan berbicara layaknya suami istri. sedih sekali melihat mereka senyum didalam kefanaan, memang disisi lain mereka melakukan solat berjamaah. namun apa artinya semua itu jika zina juga dilakukan? seperti menggali lubang tutup lubang layaknya orang berhutang. buat dosa hapus dosa, buat dosa hapus dosa. 
sungguh saya akan sangat senang jika kalian nanti akhirnya menikah. namun bagaimana jika tidak? jika tidak berjodoh? tidakkah kalian merasa jijik dengan diri kalian sendiri yang telah kalian serahkan terlebih dulu kepada orang lain? nauzubillah, ya Allah maafkanlah mereka, berikanlah mereka kesadaran bahwa apa yang mereka lakukan itu salah. 
saya juga sang pecinta, karena tidak ada yang salah dari mencintai dan di cintai. namun mengapa tidak kita jaga cinta itu agar menjadi cinta yang suci, cinta yang manunggal seperti Pak Habibie dan Ibu Ainun? terlebih cinta yang mendapatkan pahala karena kehalalannya. saya tidak menyuruh kalian putus, hanya saja cobalah beri jarak sedikit, lindungi diri kita, jangan buat dosa pacaran kalian tambah besar. toh kalian juga orang yang pandai beribadah, kalian orang yang pintar, cantik, dewasa, terpelajar, agungkan diri kalian saya mohon. 
'kata-kata saya terlalu dibuat-buat dan naif!'
'Demi Allah saya selalu risih, miris dan sedih setiap kali melihat kalian tidak membatasi diri kalian dari yang bukan muhrim kalian. Tolong hentikan semua itu sahabat. saya tidak ingin kalian menyesal".


Jumat, 26 Oktober 2012

CERITA CINTA, PUISI UNTUKMU YA....

kasihku yang selalu kurindu
kuingin kau tau aku tak henti menunggu untuk kita bersama
kasihku yang selalu diam
kuatkanlah hati menjalani ini
tak mudah memang menunggu waktu yang tepat
memendam sendiri marah rindu senang benci serta cinta.
aku yakin, insya Allah, insya Allah, 
Allah mempersatukan menuntaskan semua rindu ini disaat yang tepat
disaat benar-benar kita mampu menghadapi semuanya
yakinlah, ku mohon kuatkan hati mu untuk selalu yakin
aku juga akan selalu yakin

kau tau?
beberapa malam ini jika kau perhatikan,
kita 'keluar' didunia maya diwaktu berdekatan,
setelah ku ada kamu, setelah mu ada aku
lucu betul dunia maya itu.
walau tetap tak saling sapa aku tahu kita saling perhatikan
aaaah cinta andai saja kita halal tak kan ku pendam rasa ini

walau telepati kita tak sekuat Habibie dan Ainun,
tapi aku yakin nanti pasti
kini kita sedang menapakinya
kita sedang belajar
belajar apa yang kau suka., apa yang tidak.
dan aku rasa kaupun begitu.
hah!

jika orang lain mengenal lewat kata-kata langsung
kita berbicara lewat perhatikan verbal masing-masing
kau menilaiku dari tingkahku kepada sekitarku, dan tindakku di dunia maya.
begitupun aku. 
amat irit kata-kata yang keluar
tak pernah lebih dari sepuluh kata

seperti orang dulu saja 
malu-malu, menyimpan rasa sendiri menyiksa hati sendiri
tak tahu yang sebenarnya terjadi
bila cemburu datang, sakit menangis menerka-nerka tak tentu ara
selalu saja.

disaat bertemu salah tingkah tak mampu ku hindari
tak berani menatap
mulut terdiam terpaku
lalu memilih pergi, padahal rindu belum terobati.
selalu saja perputaran itu terjadi
pertemuan yang jarang membuat lara hati semakin menjadi 

namun semua inti ceritaku
tolong-tolong yakinkan hati  kita untuk meyakini jalan ini
semoga impin kita sama
semoga Allah merestui jalan ini 
cintaku tulus karenaNya
aku selalu berharap